Apa yang Dimaksud dengan Content Marketing?

Content marketing adalah pendekatan marketing strategis yang fokus pada pembuatan dan distribusi konten yang bernilai, relevan, dan konsisten untuk menarik serta mempertahankan audiens yang sudah ditentukan.

Selain viral, tujuan utama content marketing adalah untuk mendorong orang bertindak sesuai dengan goal sebuah bisnis.

Berbeda dengan iklan konvensional yang langsung menjual, content marketing membangun hubungan lebih dulu. Jadi, kamu memberikan sesuatu yang bermanfaat seperti informasi, hiburan, dan solusi terlebih dahulu sebelum meminta apapun orang lain.

Mengapa Content Marketing Bukan Cuma Bikin Konten?

Banyak orang salah kaprah mengira content marketing sama dengan rajin posting di media sosial. Padahal, ada perbedaan fundamental yang perlu dipahami.

Apa yang Dimaksud dengan Content Marketing?

1. Ada Strategi di Balik Setiap Konten

Setiap konten yang kamu buat harus punya tujuan spesifik: apakah untuk awareness, consideration, atau conversion. Tanpa pemetaan ini, kamu hanya membuang waktu dan budget.

Misalnya, artikel blog yang kamu tulis untuk keyword “cara memilih laptop” ditujukan untuk tahap consideration di mana pembaca sudah tahu butuh laptop, tapi belum tahu mau beli yang mana.

Baca Juga: Cara Kerja Content Marketing Hingga Jadi Mesin Uang

2. Konten Harus Menjawab Masalah Nyata

Content marketing yang efektif selalu berangkat dari pain point audiens, bukan dari apa yang ingin kamu promosikan.

Gunakan tools seperti AlsoAsked, AnswerThePublic, atau cukup baca kolom komentar kompetitor untuk menemukan pertanyaan yang belum terjawab dengan baik.

3. Distribusi Sama Pentingnya dengan Produksi

Konten terbaik di dunia tidak berguna jika tidak ada yang membacanya. Kamu perlu strategi distribusi mau itu melalui SEO, email newsletter, media sosial, atau kolaborasi dengan content creator lain.

Idealnya, alokasikan 20% effort untuk produksi dan 80% untuk distribusi.

Baca Juga: Jenis Content Marketing yang Wajib Kamu Tahu

Apa Bedanya Content Marketing dengan Digital Marketing?

Digital marketing adalah payung besar yang mencakup semua aktivitas marketing di platform digital: SEO, SEM, social media ads, email marketing, dan content marketing itu sendiri. Jadi, content marketing adalah salah satu cabang dari digital marketing; bukan pengganti.

Yang membuat content marketing unik adalah pendekatannya yang non-interruptive.

Kamu tidak menyela audiens dengan iklan, melainkan menarik mereka datang sendiri karena konten kamu memang berguna.

Kapan Bisnis Butuh Content Marketing?

Jawabannya: hampir selalu. Tapi ada kondisi spesifik di mana content marketing sangat krusial. 

Pertama, ketika produk kamu butuh edukasi pasar, misalnya SaaS atau layanan B2B yang kompleks. Kedua, saat cost per acquisition dari paid ads sudah terlalu mahal dan kamu butuh channel organik. Ketiga, ketika kamu ingin membangun brand authority di niche tertentu agar tidak sekadar jadi “salah satu” pemain.

Intinya, content marketing bukan masalah bikin konten sebanyak mungkin, melainkan soal bikin konten yang tepat, untuk orang yang tepat, di waktu yang tepat; serta mendistribusikannya dengan cara yang tepat juga.

Baca Juga: Proses Pembuatan Content Marketing

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa yang dimaksud dengan content marketing?

Content marketing adalah strategi pemasaran yang berfokus pada pembuatan dan distribusi konten yang relevan, bermanfaat, dan konsisten untuk menarik serta mempertahankan audiens, dengan tujuan mendorong tindakan yang menguntungkan bisnis.

2. Apa tujuan utama content marketing?

Tujuan utamanya adalah membangun kepercayaan, meningkatkan brand awareness, mendatangkan traffic, serta membantu meningkatkan penjualan tanpa harus selalu melakukan promosi secara langsung.

3. Apa saja contoh content marketing?

Contohnya antara lain artikel blog, video edukasi, postingan media sosial, podcast, e-book, infografis, hingga email newsletter.

4. Apa bedanya content marketing dan iklan biasa?

Content marketing fokus pada memberikan nilai dan edukasi kepada audiens, sedangkan iklan biasa lebih langsung menawarkan produk atau jasa dengan tujuan penjualan cepat.

5. Mengapa content marketing penting untuk bisnis?

Karena strategi ini membantu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan kredibilitas brand, serta membuat bisnis lebih mudah ditemukan di mesin pencari.

Leave a Comment