Pernah nyobain pakai ChatGPT atau AI lainnya, tapi hasil jawabannya terasa biasa aja? Bisa jadi masalahnya bukan di AI-nya, tapi di cara kamu kasih instruksi alias prompt-nya.
Nah, kalau kamu penasaran gimana cara bikin AI ngasih hasil yg lebih relevan, kreatif, dan sesuai harapan, kamu harus paham dulu apa itu prompt AI.
Berikut ini kita bakal bahas bareng cara bikin prompt ai yang simpel tapi efektif untuk manfaatin AI secara maksimal.
Isi Artikel
Apa Itu Prompt AI?
Prompt AI adalah perintah spesifik yang kamu kasih ke kecerdasan buatan untuk menghasilkan output tertentu; mulai dari teks, gambar, video, sampai kode program. Bayangkan prompt sebagai “bahasa rahasia” antara kamu dan AI. Misalnya:
- Prompt jelek: “Buat artikel tentang kesehatan.”
- Prompt bagus: “Buat artikel 500 kata tentang 5 manfaat jahe untuk imunitas, dengan gaya santai ala Gen Z, sertakan fakta medis dari jurnal terpercaya.”
Kenapa penting?
- AI butuh detail agar outputnya relevan.
- Semakin spesifik prompt, semakin dekat hasilnya ke ekspektasimu.
- Dengan prompt tepat, AI bekerja lebih cerdas, bukan sekadar cepat.
Baca juga: Panduan Lengkap Pakai AI
5 Cara Bikin Prompt AI yang Efektif
Gunakan framework R.A.N.G.E.R biar promptmu lebih efektif:
1. Role (Peran)
Tetapkan “peran” untuk AI, misalnya:
“Berperan sebagai content writer startup fintech. Jelaskan cara investasi reksadana untuk pemula dengan analogi sederhana.”
2. Action (Aksi)
Jelaskan tindakan eksplisit yang diinginkan:
“Action: Buat daftar 7 tips dalam format poin, sertakan contoh kalimat promosi untuk Instagram.”
3. Nuance (Nuansa)
Tambahkan konteks budaya, emosi, atau gaya bahasa:
“Nuansa: Gunakan bahasa gaul Jakarta, tone semangat kayak motivator, dan sisipkan humor receh.”
4. Goal (Tujuan)
Clear goal = hasil fokus:
“Goal: Persuasi pembaca agar mendaftar webinar gratis dalam 300 kata.”
5. Example (Contoh)
Kasih sampel! AI lebih mudah meniru pola:
“Example: Seperti caption ini: ‘Gausah pusing mulu, nabung emas di Aplikasi X semudah swipe meme!'”
6. Refine (Murnikan)
Terakhir, kasih batasan:
“Refine: Hindari istilah teknis, maksimal 3 paragraf, sertakan call-to-action di akhir.”
5 Contoh Prompt AI Indonesia untuk Bikin Artikel
1. Artikel SEO Travel
“Berperan sebagai travel blogger. Tulis artikel ‘5 Hidden Gem Wisata di Bandung buat Millennial’ dengan struktur:
- Pembuka: cerita personal
- List: nama tempat, alamat, aktivitas unik
- Tips: jam berkunjung & harga tiket
- Tone: akrab kayak lagi ngobrol sama temen
Panjang: 800 kata. Sertakan keyword: ‘wisata Bandung kekinian’.”
2. Blog Teknologi
“Buat panduan ‘Cara Pakai Fitur AI di Instagram Reels’ untuk UMKM. Format:
- Poin masalah (misal: susah dapat engagement)
- Solusi pakai AI
- Screenshot langkah demi langkah (deskripsi tekstual)
- Bahasa: santai tapi informatif. Hindari jargon teknis.”
3. Konten Edukasi Kesehatan
“Tulis tentang ‘Mitos vs Fakta Vaksin HPV’ versi 2025. Sumber: WHO dan Kemenkes RI.
- Subjudul: ‘Yang Sering Dikira Bener, Padahalβ¦’
- Gunakan data statistik terbaru
- Sisipkan ilustrasi metafora (misal: ‘vaksin itu seperti helm buat tubuh’)”
4. Copywriting Produk
“Buat 5 varian caption Instagram untuk jualan sepatu lokal.
- Varian 1: pakai storytelling
- Varian 2: fakta bahan eco-friendly
- Varian 3: UGC (testimoni customer)
- Tone: upbeat, pakai emoji, dan hashtag #SupportLocal.”
5. Laporan Bisnis
“Rangkum tren digital marketing 2025 berdasarkan laporan McKinsey & Google.
- Poin utama: AI personalisasi, video pendek, micro-influencers
- Analisis dampak buat UKM Indonesia
- Format: tabel perbandingan strategi 2024 vs 2025.”
5 Contoh Prompt AI Indonesia untuk Bikin Gambar
Tools rekomendasi: Midjourney, DALL-E, Leonardo.AI
1. Ilustrasi Artikel
“Cyberpunk city ala Jakarta tahun 2050: gedung futuristik dengan ornamen batik, becak listrik terbang, hujan hologram. Gaya: anime Studio Ghibli. Aspect ratio: 16:9.”
2. Poster Event
“Poster webinar ‘Kiat Jadi Content Creator Auto Cuan’:
- Elemen: mikrofon emas, grafik saham naik, latar gradient biru-oranye
- Teks: ‘GRATIS! 27 Juli 2025’
- Gaya: flat design minimalis.”
3. Karakter Kustom
“Desain maskot brand kopi ‘Ngeteh Yuk’: beruang madu pakai sarung, bawa gelas teh, background kebun teh. Mood: cozy & hangat.”
4. Pattern UMKM
“Pattern batik modern motif gabungan sawah dan kode biner. Warna dominan: hijau toska, coklat tanah. Repeatable tile.”
5. Mockup Produk
“Foto realistis bungkus kopi sachet di atas meja kayu, dengan smartphone yang menampilkan QR code. Lighting: soft natural, vibe pagi hari.”
5 Contoh Prompt AI Indonesia untuk Bikin Video
Tools rekomendasi: Runway ML, Pika Labs, Synthesia
1. Short Video Edukasi
“Bikin video 60 detik tentang bahaya phishing.
- Adegan 1: animasi orang dapat email penipuan
- Adegan 2: pop-up tips keamanan (pakai ilustrasi gembok)
- Narasi: suara perempuan energik, musik background upbeat
- Subtitle: Bahasa Indonesia.”
2. Testimoni Pelanggan
“Video UGC palsu (AI-generated): wanita 30an pakai baju casual, review skincare sambil tunjuk produk. Ekspresi: semangat. Background: kafe aesthetic. Durasi: 15 detik.”
3. Tutorial Cepat
“Video step-by-step ‘Cara Bikin Canva Infografis dalam 3 Menit’:
- Screen recording interaktif
- Teks penjelasan singkat di tiap step
- Transisi: wipe.”
4. Iklan Produk
“Video ads parfum ‘Gunung’: slow motion kabut pagi di gunung Rinjani, botol parfum muncul dari kabut, tagline ‘Aroma Petualangan’. Voiceover: suara berat pria.”
5. Animasi Logo
“Animasi 2D logo ‘BacaKuy’ (aplikasi baca): buku terbuka, keluar karakter kartun baca buku, berakhir dengan slogan ‘Baca Asyik, Ilmu Nempel’.”
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa beda prompt untuk teks, gambar, dan video?
Prompt teks butuh detail konteks, prompt gambar perlu deskripsi visual, prompt video wajib spesifikasi durasi dan alur adegan.
Kenapa AI kadang ngaco meski promptnya sudah bagus?
Biasanya karena:
– AI overgeneralize (beri contoh lebih banyak)
– Token terbatas (pakai prompt lebih ringkas)
– Model belum update (coba tools terbaru seperti Claude 3 atau Gemini 1.5).
Perlu gak sih belajar teknik prompt engineering?
Penting! Mulai dari teknik dasar seperti:
Negative Prompt (e.g., “hindari gaya kartun”).
Chain-of-Thought (misal: “Langkah 1: β¦, Langkah 2: ⦔)
Few-Shot Prompting (kasih 2-3 contoh)
Bisakah prompt dijual atau dibeli?
Bisa! Platform seperti PromptBase.com atau komunitas Discord banyak yang jual prompt premium. Tapi, hati-hatiβpastikan prompt-nya orisinil dan cocok dengan model AI yang kamu pakai.
Apa tools terbaik buat pemula?
Rekomendasiku:
– Teks: ChatGPT (gratis) atau Claude (analisis lebih dalam)
– Gambar: Leonardo.AI (free tier lumayan)
– Video: Gemini (user-friendly)
Referensi
- Brown, T. B. et al. (2025). Language Models are Few-Shot Learners. OpenAI. https://arxiv.org/abs/2005.14165
- Ramesh, A., et al. (2025). Zero-Shot Text-to-Image Generation with DALL-E 3. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2305.10403
- MIT Sloan Educational Technology. (n.d.). Effective prompts. MIT Sloan EdTech AI Resources. https://mitsloanedtech.mit.edu/ai/basics/effective-prompts/