Kamu mungkin udah sering dengar soal blogging, tapi belum juga mulai karena bingung dari mana dulu. Tenang, bikin blog itu sekarang jauh lebih gampang dibanding beberapa tahun lalu.
Isi Artikel
Cara Bikin Blog Sendiri
Di panduan ini, kamu bakal dapet step-by-step cara bikin blog sendiri yang praktis dan relevan buat tahun 2025.
1. Pilih Platform Blog yang Sesuai
Langkah pertama adalah milih platform tempat kamu bikin dan ngelola blog. Tiga pilihan paling populer:
- WordPress
Paling fleksibel, cocok buat kamu yang pengen blog jangka panjang dan bisa dimonetisasi.
- Blogger
Gratis dan simpel, tapi opsi desain dan fiturnya terbatas.
- Medium
Fokus ke tulisan, enak buat kamu yang pengen nulis aja tanpa ribet teknis. Tapi sulit untuk branding dan monetisasi jangka panjang.
Rekomendasi:
Kalau kamu serius mau ngeblog dan menghasilkan, WordPress adalah pilihan terbaik. Fleksibel, SEO-friendly, dan cocok buat segala niche.
2. Daftarkan Domain Sendiri
Bikin blog yang terlihat profesional dimulai dari domain. Daripada pakai subdomain gratisan kayak namamu.wordpress.com, mending langsung beli domain seperti namamu.com atau blogkamu.id.
Kamu bisa beli domain di tempat seperti:
- Hostinger
- Dewaweb
- DomaiNesia
Pilih nama domain yang mudah diingat, singkat, dan sesuai sama topik blogmu.
Baca juga: Blogging: Definisi, Fungsi, dan Manfaat Blog di Era AI 2025
3. Pilih Layanan Hosting Terpercaya
Kalau kamu pilih WordPress self-hosted, kamu butuh layanan hosting. Hosting itu tempat semua file blog kamu disimpan.
Beberapa layanan hosting yang ramah untuk pemula di Indonesia:
- Hostinger: Harga terjangkau, support oke, cocok buat pemula.
- Dewaweb: Hosting lokal dengan performa cepat dan dukungan bahasa Indonesia.
- DomaiNesia: Pilihan populer lainnya, banyak promo dan fitur lengkap.
Pilih paket shared hosting atau WordPress hosting kalau baru mulai.
4. Install CMS WordPress
Setelah domain dan hosting siap, saatnya install WordPress.
Kebanyakan layanan hosting sekarang udah punya fitur 1-Click Install WordPress. Cukup beberapa klik, dan blog kamu langsung aktif!
Setelah WordPress terinstal, kamu akan dapat akses ke dashboard admin di namadomainkamu.com/wp-admin.
5. Pilih dan Pasang Tema Blog
Desain blog kamu ditentukan oleh tema (theme). WordPress menyediakan ribuan tema gratis dan berbayar.
Beberapa rekomendasi tema gratis:
- Astra: Ringan dan cepat, cocok buat blog personal.
- Neve: Modern dan mobile-friendly.
- Kadence: Powerful dan fleksibel.
Pilih tema yang:
- Responsif (mobile-friendly)
- Mudah dibaca
- Sesuai sama niche kamu (misal lifestyle, teknologi, parenting)
Kamu bisa pasang tema lewat menu Appearance > Themes di dashboard WordPress.
6. Buat Halaman Penting
Sebelum mulai nulis artikel, kamu wajib bikin halaman-halaman penting ini:
- Tentang Kami: Ceritakan siapa kamu, kenapa ngeblog.
- Kontak: Sertakan form atau email untuk pembaca/klien yang mau hubungi kamu.
- Layanan: Jelasin layanan yang kamu tawarkan.
Ini penting biar blog kamu terlihat profesional dan dipercaya oleh pembaca.
7. Mulai Nulis Artikel
Jika sudah siap, saatnya kamu mulai nulis.
Tips nulis artikel pertama:
- Fokus ke satu topik dulu (niche)
- Buat artikel panjang dan informatif (minimal 800β1000 kata)
- Pakai judul yang jelas dan menarik
- Optimasi dengan keyword seperti βcara menjaga kesehatan mentalβ
- Tambahkan gambar atau infografis biar gak monoton
Kalau bisa, publish minimal 1β2 artikel per minggu.
8. Hubungkan ke GSC dan GA
Biar tahu performa blogmu, wajib banget connect ke:
- Google Search Console
Biar artikel kamu bisa keindeks Google dan kamu bisa pantau keyword apa yang muncul.
- Google Analytics
Buat lihat jumlah pengunjung, asal traffic, dan artikel mana yang paling populer.
Gunakan plugin Site Kit by Google di WordPress agar proses integrasinya lebih gampang.
Tips Menghasilkan dari Blog 2025
Setelah blog kamu jalan dan kontennya konsisten, kamu bisa mulai monetisasi. Tapi ingat: jangan buru-buru. Bangun dulu trust dan trafik, baru hasil akan datang.
Berikut ini cara paling realistis buat menghasilkan dari blogmu:
1. Daftar Google AdSense
Setelah punya minimal 10β15 artikel dan trafik mulai masuk, kamu bisa daftar ke Google AdSense. Iklan dari Google akan muncul otomatis di blog kamu.
Tips: Pastikan blog kamu rapi, gak asal copas, dan punya halaman-halaman penting (Tentang, Kontak, Privacy Policy).
2. Ikut Program Afiliasi
Kamu bisa ikut program afiliasi dari:
- Tokopedia, Shopee Affiliate
- TikTok Affiliate
- Niagahoster, Dewaweb
- Affiliate Amazon (kalau target kamu global)
Setiap orang yang beli lewat link kamu, kamu dapat komisi.
3. Tawarkan Content Placement
Kalau blog kamu udah punya authority (trafik stabil dan niche jelas), brand bakal tertarik pasang artikel promosi.
Kamu bisa:
- Buka jasa content placement (brand titip artikel)
- Tawarkan review berbayar
- Gabung marketplace seperti Sosiago atau Vira.id
4. Jual Produk Digital
Blog kamu bisa jadi tempat jualan eBook, template, atau kursus online. Ini cara cerdas buat dapetin penghasilan pasif.
Contoh produk digital:
- eBook cara jadi blogger pemula
- Template konten mingguan
- Panduan Canva, Notion, atau SEO
5. Buka Jasa Freelance atau Konsultasi
Kalau kamu punya skill nulis, desain, SEO, atau branding, kamu bisa pasang halaman Jasa dan buka layanan seperti:
- Jasa content writing
- Jasa desain blog
- Konsultasi branding
Klien bisa datang langsung dari blogmu. Gratis!
6. Tulis Artikel Evergreen
Artikel evergreen itu topik yang selalu dicari orang sepanjang tahun.
Contoh:
- Cara bikin blog sendiri
- Tips parenting untuk anak usia 3β5 tahun
- Cara mengatur keuangan rumah tangga
Artikel evergreen bisa terus mendatangkan trafik dan uang dari iklan atau afiliasi.
7. Fokus SEO dan Traffic Organik
Jangan cuma berharap dari media sosial. Mulailah belajar SEO:
- Gunakan keyword di judul, URL, dan paragraf awal
- Tambahkan internal link dan outbound link
- Gunakan plugin SEO seperti Rank Math atau Yoast
SEO itu investasi jangka panjang yang powerful banget.
8. Promosi di Medsos dan Komunitas
Biar orang tahu blog kamu eksis, promosikan lewat:
- Threads, Instagram, TikTok
- Grup Facebook sesuai niche
- Komunitas di Telegram atau WhatsApp
Tapi ingat, jangan spam. Berbagi karena ingin bantu, bukan cuma jualan.
9. Konsisten Update dan Evaluasi Performa Blog
Blog yang sukses bukan yang cuma rajin di awal, tapi yang konsisten dan terus berkembang.
- Buat jadwal publikasi (1β2 artikel/minggu)
- Evaluasi artikel mana yang performnya bagus
- Update konten lama biar tetap relevan
- Tes ide baru lewat feedback pembaca
Konsistensi adalah kunci supaya blogmu makin berkembang dan jadi sumber penghasilan tetap.
Intinya
Bikin blog sendiri itu gak harus ribet, asal kamu tahu urutan langkahnya. Di atas sudah dijelaskan bahwa kamu bisa mulai dari pilih platform, beli domain, instal WordPress, sampai nulis artikel pertama kamu. Setelah itu, baru deh kamu bisa fokus ke cara menghasilkan dari blog, entah lewat AdSense, afiliasi, jasa, atau produk digital.
Yang penting, jangan berhenti di tengah jalan. Blog kamu gak harus sempurna di awal. Yang penting terus jalan dan berkembang bareng kamu.
Referensi:
- The Blog Starter. (n.d.). How to Start a Blog in 2025 – Easy Guide to Create a Blog for Beginners. https://www.theblogstarter.com/
- Hostinger. (n.d.). How to Start a Blog in 2025: A Complete Guide for Beginners. https://www.hostinger.com/tutorials/how-to-start-a-blog
- WPBeginner. (n.d.). How to Start a WordPress Blog β Easy Guide. https://www.wpbeginner.com/start-a-wordpress-blog/